Diskusi Tim Inti FKGA

Posted: 3 September 2010 in Kegiatan FKGA

Forum Komunikasi Guru Agama DIY (FKGA DIY) yang pertama kali dibentuk pada bulan Agustus 2004, dalam perjalanannya hingga sekarang selalu mengalami pasang surut. Bahkan untuk 1 tahun belakangan ini, kondisi forum menurun drastis. Dalam beberapa evaluasi bersama yang dilakukan, ditemukan beberapa asumsi. Pertama, sistem administrasi pendidikan yang menyita begitu banyak waktu para guru dan tidak mendorong guru untuk selalu meningkatkan kapasitas dirinya. Sistem sertifikasi umpamanya, membuat para guru sering mengikuti kegiatan hanya untuk kepentingan sertifikat. FKGA dalam hal ini memang tidak pernah memberikan sertifikat dalam kegiatan di setiap bulannya.

Kedua, di samping sistem administrasi yang menyita waktu, kesibukan para guru ditambah dengan tuntutan kehidupan rumah tangga. Terutama bagi para guru honor yang nota bene memiliki penghasilan di rendah dibandingkan guru PNS. Ketiga, kegiatan forum yang bersifat rutin membutuhkan semangat yang tinggi dari para anggota. Idealisme, seringkali juga dituntut dalam hal ini. Diakui, bahwa tidak semua orang memiliki semangat dan idealisme yang sama.

Melihat perkembangan ini, FKGA dalam 3 kali pertemuannya, merumuskan beberapa hal. Pertemuan pertama yang dilaksanakan pada Selasa, 27 Juli 2010 di SMA Piri 1 (Jl. Kemuning 14, Baciro) menyepakati untuk memperkecil forum menjadi beberapa orang yang sering hadir dalam setiap kegiatan. Beberapa orang ini, akan menjadi tim inti FKGA. Di antaranya Ibu Anis Farikhatin, Rm. Suhardiyanto, Bapak Ahmad Syaifudin, Bapak Purwono Nugroho Adhi, Bapak Sartana, Bapak Teguh Sarwono, Ibu Siti Nurhayati, Ibu Listia, Ibu Elga Sarapung dan Ira Sasmita. Tim inti adalah tim kreatif/konseptor FKGA yang akan selalu rutin berdiskusi untuk merumuskan berbagai program untuk para guru agama. Kegiatan FKGA nantinya tidak lagi bersifat diskusi rutin bulanan, tapi lebih bersifat programatik.

Pertemuan kedua yang dilaksanakan pada Jumat, 13 Agustus 2010 di Interfidei (Banteng Utama No. 59 Jl. Kaliurang Km. 8, Ngaglik). Pertemuan ini semakin mengerucutkan gagasan sebelumnya. Pertama, kepengurusan FKGA bersifat adhoc, artinya di masing-masing kegiatan, akan dibentuk kepanitiaannya. Kedua, brainstorming kegiatan-kegiatan yang mungkin dilakukan. Diantaranya, pelatihan menulis, arisan pendidikan, kunjungan ke beberapa komunitas, festival pendidikan multikulturalisme dan lain-lain. Pada prinsipnya, apapun kegiatan yang akan dilakukan, tetap mengusung visi utama FKGA yaitu “bersama membangun karakter bangsa dengan moralitas agama yang berwawasan pluralis-multikultural”.

Pertemuan ketiga dilaksanakan pada Jumat, 27 Agustus 2010 di Interfidei. Sebelum membicarakan lebih lanjut tentang program FKGA, semua anggota forum merefresh kembali semangat FKGA dengan melihat ulang kembali visi dan misi FKGA. Kemudian dilanjutkan dengan mendiskusikan kegiatan yang bisa dilakukan dalam waktu dekat ini. Ada dua kegiatan yang direncanakan, pertama, festival pendidikan multikulturalisme. Dilaksanakan dalam rangka memaknai Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober besok ini. Kedua, pelatihan menulis. Kegiatan kedua ini dilatarbelangi oleh minimnya buku-buku pelajaran agama yang memiliki perspektif pluralis – multikulturalis di sekolah-sekolah. Akhir pertemuan, disepakati bahwa Bapak Purwono Nugroho Adhi yang akan membuat proposalnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s